A. Memahami Struktur dan Unsur Kebahasaan Teks Persuasi
Teks persuasi bertujuan meyakinkan pembaca atau pendengar untuk mempercayai, menyetujui, atau melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan penulis atau pembicara. Pemahaman tentang struktur dan unsur kebahasaan teks persuasi sangat penting untuk menganalisis dan menciptakan teks persuasi yang efektif.
1. Struktur Teks Persuasi:
Teks persuasi umumnya memiliki struktur sebagai berikut:
-
Pengenalan Isu (Tesis): Bagian ini mengenalkan topik atau permasalahan yang akan dibahas. Penulis atau pembicara menyampaikan pandangannya mengenai isu tersebut.
Contoh Soal:
-
Bagian teks persuasi yang berisi pengenalan masalah yang akan dibahas adalah…
a. Argumentasi
b. Pernyataan ajakan
c. Pengenalan isu
d. Penegasan kembali -
Fungsi pengenalan isu dalam teks persuasi adalah…
a. Menyampaikan bukti-bukti yang mendukung pendapat.
b. Mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu.
c. Memperkenalkan topik yang akan dibahas.
d. Menegaskan kembali pendapat penulis.
-
-
Rangkaian Argumen: Bagian ini berisi alasan-alasan atau bukti-bukti yang mendukung pandangan penulis atau pembicara. Argumen disajikan secara logis dan sistematis untuk memperkuat keyakinan pembaca atau pendengar.
Contoh Soal:
-
Bagian teks persuasi yang berisi alasan-alasan yang mendukung pendapat adalah…
a. Pengenalan isu
b. Argumentasi
c. Pernyataan ajakan
d. Penegasan kembali -
Mengapa argumentasi penting dalam teks persuasi?
a. Untuk memperkenalkan isu yang akan dibahas.
b. Untuk mengajak pembaca melakukan sesuatu.
c. Untuk memperkuat keyakinan pembaca terhadap pendapat penulis.
d. Untuk menegaskan kembali pendapat penulis.
-
-
Pernyataan Ajakan: Bagian ini berisi ajakan atau imbauan kepada pembaca atau pendengar untuk melakukan sesuatu sesuai dengan yang diharapkan oleh penulis atau pembicara.
Contoh Soal:
-
Bagian teks persuasi yang berisi ajakan kepada pembaca adalah…
a. Argumentasi
b. Pernyataan ajakan
c. Pengenalan isu
d. Penegasan kembali -
Tujuan pernyataan ajakan dalam teks persuasi adalah…
a. Memperkenalkan isu yang akan dibahas.
b. Menyampaikan bukti-bukti yang mendukung pendapat.
c. Mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu sesuai dengan harapan penulis.
d. Menegaskan kembali pendapat penulis.
-
-
Penegasan Kembali: Bagian ini berisi penegasan ulang terhadap pernyataan atau pendapat yang telah disampaikan. Tujuannya adalah untuk memperkuat keyakinan pembaca atau pendengar terhadap pandangan penulis atau pembicara.
Contoh Soal:
-
Bagian teks persuasi yang berisi penegasan ulang terhadap pendapat adalah…
a. Pengenalan isu
b. Argumentasi
c. Pernyataan ajakan
d. Penegasan kembali -
Fungsi penegasan kembali dalam teks persuasi adalah…
a. Memperkenalkan isu yang akan dibahas.
b. Menyampaikan bukti-bukti yang mendukung pendapat.
c. Mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu.
d. Memperkuat keyakinan pembaca terhadap pendapat penulis.
-
2. Unsur Kebahasaan Teks Persuasi:
Teks persuasi menggunakan berbagai unsur kebahasaan untuk mencapai tujuannya, antara lain:
-
Kata-kata Persuasif: Kata-kata yang memiliki daya bujuk atau ajakan yang kuat, seperti "sebaiknya," "hendaknya," "marilah," "ayolah," "seharusnya," dan sebagainya.
Contoh Soal:
-
Contoh kata yang memiliki daya bujuk dalam teks persuasi adalah…
a. mungkin
b. sebaiknya
c. tetapi
d. karena -
Penggunaan kata persuasif bertujuan untuk…
a. Menyampaikan informasi secara objektif.
b. Membujuk pembaca agar setuju dengan pendapat penulis.
c. Menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.
d. Memberikan deskripsi tentang suatu objek.
-
-
Kalimat Ajakan: Kalimat yang secara langsung mengajak pembaca atau pendengar untuk melakukan sesuatu.
Contoh Soal:
-
Manakah kalimat berikut yang merupakan kalimat ajakan?
a. Sampah adalah masalah serius yang harus diatasi.
b. Marilah kita menjaga kebersihan lingkungan!
c. Banyak orang membuang sampah sembarangan.
d. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. -
Ciri utama kalimat ajakan adalah…
a. Menyatakan fakta.
b. Mengandung perintah atau imbauan.
c. Memberikan penjelasan.
d. Menyampaikan pendapat.
-
-
Kata Tugas: Kata yang berfungsi menghubungkan kata, frasa, klausa, atau kalimat, seperti konjungsi (dan, tetapi, karena, dll.), preposisi (di, ke, dari, dll.), dan partikel (kah, lah, tah, dll.).
Contoh Soal:
-
Fungsi kata tugas dalam teks persuasi adalah…
a. Menyatakan fakta.
b. Menghubungkan antarunsur dalam kalimat atau paragraf.
c. Memberikan deskripsi.
d. Menyampaikan pendapat. -
Contoh kata tugas yang sering digunakan dalam teks persuasi adalah…
a. meja
b. kursi
c. karena
d. berlari
-
-
Kata Rujukan: Kata yang merujuk pada kata atau frasa yang telah disebutkan sebelumnya, seperti "ini," "itu," "tersebut," "dia," "mereka," dan sebagainya.
Contoh Soal:
-
Fungsi kata rujukan dalam teks adalah…
a. Mengulang kata yang sama agar lebih jelas.
b. Menghindari pengulangan kata yang sama.
c. Memperkenalkan kata baru.
d. Memberikan definisi kata. -
Dalam kalimat "Pendidikan sangat penting untuk masa depan. Oleh karena itu, ini harus menjadi prioritas utama," kata "ini" merujuk pada…
a. Masa depan
b. Prioritas utama
c. Pendidikan
d. Kalimat sebelumnya
-
-
Kata Emotif: Kata yang membangkitkan emosi atau perasaan pembaca atau pendengar, seperti "mengharukan," "mengerikan," "membahagiakan," dan sebagainya.
Contoh Soal:
-
Tujuan penggunaan kata emotif dalam teks persuasi adalah…
a. Menyampaikan informasi secara objektif.
b. Membangkitkan emosi pembaca.
c. Menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.
d. Memberikan deskripsi tentang suatu objek. -
Contoh kata emotif adalah…
a. buku
b. sedih
c. berjalan
d. kemarin
-
B. Membaca dan Memahami Teks Ulasan
Teks ulasan adalah teks yang berisi penilaian atau tinjauan terhadap suatu karya, seperti buku, film, drama, atau lagu. Membaca dan memahami teks ulasan membantu kita untuk mendapatkan informasi tentang kualitas suatu karya sebelum memutuskan untuk menikmati atau menggunakannya.
1. Struktur Teks Ulasan:
Teks ulasan umumnya memiliki struktur sebagai berikut:
-
Identitas Karya: Bagian ini berisi informasi tentang karya yang diulas, seperti judul, penulis/sutradara, penerbit, tahun terbit, dan sebagainya.
Contoh Soal:
-
Bagian teks ulasan yang berisi informasi tentang judul buku, penulis, dan penerbit adalah…
a. Orientasi
b. Tafsiran
c. Evaluasi
d. Rangkuman -
Mengapa identitas karya penting dalam teks ulasan?
a. Untuk memberikan gambaran umum tentang isi karya.
b. Untuk memberikan informasi dasar tentang karya yang diulas.
c. Untuk menilai kualitas karya.
d. Untuk merangkum isi karya.
-
-
Orientasi: Bagian ini berisi pengantar atau gambaran umum tentang karya yang diulas. Penulis memberikan informasi mengenai latar belakang karya, tujuan penciptaan, atau hal-hal menarik lainnya.
Contoh Soal:
-
Bagian teks ulasan yang berisi pengantar tentang karya yang diulas adalah…
a. Identitas karya
b. Tafsiran
c. Evaluasi
d. Rangkuman -
Fungsi orientasi dalam teks ulasan adalah…
a. Memberikan informasi dasar tentang karya yang diulas.
b. Memberikan gambaran umum tentang isi karya.
c. Menilai kualitas karya.
d. Merangkum isi karya.
-
-
Tafsiran: Bagian ini berisi uraian detail tentang isi karya, termasuk sinopsis (untuk film atau drama), alur cerita, karakter, tema, dan sebagainya. Penulis memberikan interpretasi atau penafsiran terhadap karya tersebut.
Contoh Soal:
-
Bagian teks ulasan yang berisi uraian detail tentang isi karya adalah…
a. Identitas karya
b. Orientasi
c. Tafsiran
d. Evaluasi -
Dalam bagian tafsiran, penulis teks ulasan biasanya memberikan…
a. Informasi dasar tentang karya.
b. Gambaran umum tentang isi karya.
c. Interpretasi atau penafsiran terhadap karya.
d. Penilaian terhadap kualitas karya.
-
-
Evaluasi: Bagian ini berisi penilaian terhadap kualitas karya, baik dari segi kelebihan maupun kekurangan. Penulis memberikan pendapat atau argumen yang mendukung penilaiannya.
Contoh Soal:
-
Bagian teks ulasan yang berisi penilaian terhadap kualitas karya adalah…
a. Identitas karya
b. Orientasi
c. Tafsiran
d. Evaluasi -
Penilaian dalam bagian evaluasi harus didasarkan pada…
a. Pendapat pribadi tanpa alasan yang jelas.
b. Informasi yang akurat dan argumen yang logis.
c. Ringkasan isi karya.
d. Informasi dasar tentang karya.
-
-
Rangkuman: Bagian ini berisi kesimpulan atau rangkuman dari ulasan yang telah disampaikan. Penulis memberikan rekomendasi atau saran kepada pembaca atau penonton.
Contoh Soal:
-
Bagian teks ulasan yang berisi kesimpulan atau rangkuman adalah…
a. Identitas karya
b. Orientasi
c. Tafsiran
d. Rangkuman -
Dalam bagian rangkuman, penulis teks ulasan biasanya memberikan…
a. Informasi dasar tentang karya.
b. Gambaran umum tentang isi karya.
c. Penilaian terhadap kualitas karya.
d. Rekomendasi atau saran kepada pembaca.
-
2. Unsur Kebahasaan Teks Ulasan:
Teks ulasan menggunakan berbagai unsur kebahasaan untuk menyampaikan penilaian dan interpretasi terhadap suatu karya, antara lain:
-
Kata Sifat (Adjektiva): Kata yang digunakan untuk menggambarkan kualitas atau karakteristik suatu karya, seperti "menarik," "bagus," "jelek," "membosankan," "inspiratif," dan sebagainya.
Contoh Soal:
-
Fungsi kata sifat dalam teks ulasan adalah…
a. Menyatakan tindakan.
b. Menggambarkan kualitas atau karakteristik karya.
c. Menghubungkan antarunsur dalam kalimat.
d. Menunjukkan waktu atau tempat. -
Contoh kata sifat yang sering digunakan dalam teks ulasan adalah…
a. lari
b. buku
c. menarik
d. kemarin
-
-
Kata Kerja (Verba): Kata yang digunakan untuk menyatakan tindakan atau keadaan, seperti "menunjukkan," "menggambarkan," "menilai," "mengkritik," "merekomendasikan," dan sebagainya.
Contoh Soal:
-
Fungsi kata kerja dalam teks ulasan adalah…
a. Menggambarkan kualitas karya.
b. Menyatakan tindakan atau keadaan.
c. Menghubungkan antarunsur dalam kalimat.
d. Menunjukkan waktu atau tempat. -
Contoh kata kerja yang sering digunakan dalam teks ulasan adalah…
a. indah
b. rumah
c. menilai
d. sekarang
-
-
Kata Keterangan (Adverbia): Kata yang digunakan untuk memberikan keterangan tentang kata kerja, kata sifat, atau kalimat secara keseluruhan, seperti "sangat," "kurang," "cukup," "terlalu," dan sebagainya.
Contoh Soal:
-
Fungsi kata keterangan dalam teks ulasan adalah…
a. Menggambarkan kualitas karya.
b. Menyatakan tindakan atau keadaan.
c. Memberikan keterangan tentang kata kerja, kata sifat, atau kalimat.
d. Menghubungkan antarunsur dalam kalimat. -
Contoh kata keterangan yang sering digunakan dalam teks ulasan adalah…
a. bagus
b. menulis
c. sangat
d. di
-
-
Kalimat Kompleks: Kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih, yang dihubungkan oleh konjungsi. Kalimat kompleks memungkinkan penulis untuk menyampaikan informasi yang lebih rinci dan kompleks.
Contoh Soal:
-
Ciri utama kalimat kompleks adalah…
a. Terdiri dari satu klausa saja.
b. Terdiri dari dua klausa atau lebih yang dihubungkan oleh konjungsi.
c. Hanya berisi kata benda dan kata kerja.
d. Hanya berisi kata sifat dan kata keterangan. -
Manakah kalimat berikut yang merupakan kalimat kompleks?
a. Buku ini sangat menarik.
b. Saya membaca buku ini kemarin.
c. Buku ini sangat menarik karena alurnya tidak terduga.
d. Buku ini berisi tentang sejarah Indonesia.
-
-
Opini atau Pendapat: Teks ulasan didominasi oleh opini atau pendapat penulis mengenai karya yang diulas. Opini harus didukung oleh argumen yang logis dan bukti yang kuat.
Contoh Soal:
-
Teks ulasan didominasi oleh…
a. Fakta objektif
b. Opini atau pendapat
c. Ringkasan isi karya
d. Informasi dasar tentang karya -
Opini dalam teks ulasan harus…
a. Didasarkan pada perasaan pribadi.
b. Didukung oleh argumen yang logis dan bukti yang kuat.
c. Diungkapkan secara berlebihan.
d. Disampaikan tanpa alasan yang jelas.
-
Dengan memahami struktur, unsur kebahasaan teks persuasi dan teks ulasan, siswa kelas 8 dapat menganalisis dan menghasilkan tulisan yang baik.