Proses konversi dokumen dari Microsoft Word 2010 ke Word 2013 merupakan langkah penting bagi pengguna yang ingin memanfaatkan fitur-fitur terbaru atau memastikan kompatibilitas dengan lingkungan kerja yang telah diperbarui. Meskipun perbedaan antara kedua versi ini tidak drastis, terdapat beberapa peningkatan dan perubahan kecil yang dapat memengaruhi tampilan atau fungsionalitas dokumen jika tidak dikonversi dengan benar. Artikel ini akan memandu Anda melalui berbagai metode dan pertimbangan dalam mengkonversi file Word 2010 ke Word 2013, memastikan transisi yang mulus dan menjaga integritas dokumen Anda.
1. Memahami Kebutuhan Konversi
Sebelum memulai proses konversi, penting untuk memahami mengapa Anda perlu mengkonversi dokumen Anda. Beberapa alasan umum meliputi:
- Akses Fitur Baru: Word 2013 memperkenalkan fitur-fitur baru seperti mode baca yang ditingkatkan, tampilan tata letak cetak yang lebih bersih, opsi penyematan media yang lebih baik, dan kolaborasi yang lebih lancar. Untuk menggunakan fitur-fitur ini secara optimal, dokumen Anda perlu berada dalam format Word 2013.
- Kompatibilitas: Jika Anda bekerja dalam tim atau lingkungan di mana sebagian besar pengguna telah beralih ke Word 2013, mengkonversi dokumen Anda akan memastikan bahwa semua orang dapat membukanya tanpa masalah kompatibilitas atau kehilangan format.
- Performa: Terkadang, versi yang lebih baru dapat menawarkan peningkatan performa dalam membuka dan mengelola file.

2. Metode Konversi Utama
Microsoft Word menyediakan cara yang relatif mudah untuk mengkonversi dokumen. Metode utama yang akan kita bahas adalah:
- Menyimpan sebagai Versi yang Berbeda (Save As): Ini adalah metode paling umum dan langsung.
- Membuka Dokumen di Word 2013: Secara inheren, membuka dokumen Word 2010 di Word 2013 akan memicu permintaan untuk mengkonversi.
2.1. Menggunakan Fitur "Save As" (Simpan Sebagai)
Metode ini adalah yang paling direkomendasikan karena memberikan kontrol lebih besar atas prosesnya.
Langkah-langkah:
- Buka Dokumen Word 2010: Buka file dokumen Word 2010 yang ingin Anda konversi menggunakan Microsoft Word 2010.
- Akses Opsi "Save As":
- Klik tab File di sudut kiri atas jendela Word.
- Pilih Save As (Simpan Sebagai) dari menu yang muncul.
- Pilih Lokasi Penyimpanan: Di jendela "Save As", Anda akan diminta untuk memilih lokasi di mana Anda ingin menyimpan file yang telah dikonversi. Anda bisa memilih lokasi yang sama dengan file asli atau lokasi baru.
- Pilih Jenis File (Save as type): Ini adalah langkah krusial.
- Klik pada menu tarik-turun di sebelah Save as type (Simpan sebagai tipe).
- Cari dan pilih opsi *Word Document (.docx)**. Dalam konteks konversi ke Word 2013, format
.docxadalah format standar yang digunakan oleh Word 2013 dan versi yang lebih baru. Jika file Anda saat ini dalam format.doc(dari versi Word yang lebih lama), memilih.docxakan sekaligus melakukan konversi format. Namun, jika file Anda sudah dalam format.docxdari Word 2010, memilih.docxdi sini akan mengkonversi dokumen ke format file Word 2013.
- Beri Nama File (Opsional): Anda dapat mengganti nama file jika diinginkan. Disarankan untuk menggunakan nama yang berbeda atau menambahkan penanda seperti "_(2013)" untuk membedakannya dari file asli, terutama jika Anda menyimpannya di lokasi yang sama.
- Klik "Save": Setelah semua pengaturan selesai, klik tombol Save (Simpan).
Word akan memproses dokumen Anda dan menyimpannya dalam format yang kompatibel dengan Word 2013.
2.2. Membuka Dokumen di Word 2013
Metode ini lebih otomatis, tetapi tetap efektif.
Langkah-langkah:
- Buka Microsoft Word 2013: Luncurkan aplikasi Microsoft Word 2013.
- Buka Dokumen:
- Klik tab File.
- Pilih Open (Buka).
- Telusuri dan pilih file dokumen Word 2010 Anda.
- Konversi Otomatis: Saat Anda membuka file yang berasal dari versi Word sebelumnya (seperti Word 2010), Word 2013 biasanya akan mendeteksi ini dan menampilkan pesan di bagian atas jendela, yang mengindikasikan bahwa dokumen tersebut dalam mode kompatibilitas. Pesan ini akan menawarkan opsi untuk mengkonversi dokumen ke format Word 2013.
- Klik tombol Enable Editing (Aktifkan Pengeditan) jika muncul.
- Kemudian, cari tombol atau tautan bertuliskan Convert (Konversi) atau sesuatu yang serupa. Klik tombol ini.
- Simpan Dokumen: Setelah mengklik "Convert", Word akan mengkonversi dokumen tersebut ke format Word 2013. Sebaiknya segera simpan perubahan tersebut.
- Klik tab File.
- Pilih Save As.
- Pilih lokasi penyimpanan dan pastikan tipe file adalah *Word Document (.docx)**.
- Klik Save.
3. Pertimbangan Penting Selama Konversi
Meskipun proses konversi umumnya lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan dokumen Anda tetap konsisten dan berfungsi sebagaimana mestinya.
- Mode Kompatibilitas: Saat Anda membuka dokumen Word 2010 di Word 2013 tanpa mengkonversinya secara eksplisit, dokumen tersebut akan tetap dalam "Mode Kompatibilitas". Ini berarti beberapa fitur baru di Word 2013 tidak akan tersedia untuk digunakan pada dokumen tersebut, dan terkadang ada sedikit perbedaan tampilan. Mengkonversi dokumen akan menonaktifkan mode kompatibilitas ini.
- Font dan Pemformatan: Sebagian besar font yang umum digunakan akan ditransfer dengan baik. Namun, jika dokumen Anda menggunakan font yang sangat spesifik atau tidak umum, pastikan font tersebut terinstal di komputer yang menjalankan Word 2013. Jika tidak, Word akan menggantinya dengan font standar, yang dapat mengubah tampilan dokumen.
- Objek Tertanam dan Gambar: Objek tertanam (seperti grafik dari Excel) dan gambar biasanya akan ditransfer tanpa masalah. Namun, jika ada pembaruan signifikan pada cara objek tersebut ditangani di Word 2013, mungkin ada sedikit perubahan dalam interaksi atau tampilan. Lakukan pemeriksaan visual setelah konversi.
- Makro dan Add-in: Jika dokumen Anda berisi makro VBA, pastikan makro tersebut masih kompatibel dengan Word 2013. Beberapa makro yang ditulis untuk versi yang lebih lama mungkin memerlukan sedikit penyesuaian. Add-in yang terinstal di Word 2010 mungkin juga perlu diperiksa kompatibilitasnya dengan Word 2013.
- Template: Jika dokumen Anda didasarkan pada template kustom, pastikan template tersebut juga kompatibel atau perbarui ke versi yang sesuai untuk Word 2013.
- Perbedaan Tampilan: Meskipun jarang terjadi, terkadang ada perbedaan kecil dalam cara elemen tertentu ditampilkan antara versi Word. Selalu luangkan waktu untuk meninjau dokumen yang dikonversi, terutama halaman-halaman penting atau yang memiliki tata letak kompleks. Perhatikan:
- Perataan teks dan paragraf.
- Posisi gambar dan objek.
- Ukuran dan spasi antar baris.
- Penggunaan tabel dan kolom.
- Backup: Sebelum melakukan konversi, sangat disarankan untuk membuat salinan cadangan (backup) dari file asli Word 2010 Anda. Ini akan memastikan bahwa Anda selalu memiliki salinan asli jika terjadi masalah yang tidak terduga selama proses konversi atau jika Anda perlu kembali ke versi sebelumnya.
4. Melakukan Pemeriksaan Pasca-Konversi
Setelah mengkonversi dokumen Anda, langkah terakhir yang krusial adalah melakukan pemeriksaan menyeluruh.
- Buka Dokumen di Word 2013: Buka file yang baru saja Anda konversi di Microsoft Word 2013.
- Periksa Tampilan Keseluruhan: Gulir melalui seluruh dokumen, perhatikan setiap bagian.
- Fokus pada Elemen Kritis:
- Tata Letak: Pastikan tata letak halaman, margin, header, dan footer terlihat benar.
- Teks: Periksa apakah ada perubahan pada pemformatan font, ukuran, spasi antarbaris, atau perataan.
- Objek Visual: Periksa semua gambar, grafik, tabel, dan objek tertanam lainnya. Pastikan mereka ditempatkan dengan benar dan terlihat utuh.
- Tautan dan Referensi: Jika dokumen Anda berisi hyperlink atau referensi silang, klik beberapa di antaranya untuk memastikan mereka masih berfungsi dengan benar.
- Nomor Halaman dan Daftar Isi: Jika ada, verifikasi bahwa nomor halaman akurat dan daftar isi (jika ada) masih sesuai.
- Fungsionalitas (jika berlaku): Jika dokumen berisi fitur interaktif seperti formulir, makro, atau elemen lainnya, uji fungsionalitas tersebut.
- Simpan Ulang: Setelah Anda puas dengan pemeriksaan, simpan dokumen sekali lagi untuk memastikan semua perubahan terbaru tersimpan dengan benar.
5. Kesimpulan
Mengkonversi dokumen dari Microsoft Word 2010 ke Word 2013 adalah proses yang relatif mudah yang dapat dilakukan dengan cepat menggunakan fitur "Save As" atau dengan membuka dokumen di Word 2013. Dengan memahami metode yang tersedia, memperhatikan potensi perbedaan, dan melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah konversi, Anda dapat memastikan bahwa transisi dokumen Anda berjalan lancar dan dokumen Anda tetap utuh dan siap digunakan di lingkungan Word 2013. Selalu prioritaskan pembuatan cadangan file asli sebelum memulai proses konversi untuk keamanan data Anda.